LR

poto pengikut



Pengembangan Potensi & Usaha Ekonomi Desa

Format ini hasil copy dari :

Bidang Pengembangan Potensi & Usaha Ekonomi Desa

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa 


KAMPUNG Tani

(Kawasan Masyarakat Petani Unggulan)

*****Wahana Pembelajajaran Usahatani Terpadu dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat*****

 

BERSAMA KITA SEJAHTERA

Kampung Tani, merupakan kumpulan masyarakat tani dan pemerhati petani yang berpengalaman menjadi fasilitator masyarakat d a l a m mengembangkan Usahatani terpadu yang berbasis pada konservasi lingkungan dan inisiatif masyarakat lokal.

  Kampung Tani dibentuk di tengah-tengah komunitas petani yang merupakan bagian terbesar dari jumlah penduduk Kabupaten Dairi (mencapai 90 persen) memiliki k o m i t m e n meningkatkan kapasitas petani untuk menjadi 'manejer mandiri' serta selalu konsisten dalam mengembangkan proses pembelajaran masyarakat yang partisipatif.

  Sebagai pusat aktivitas, Kampung Tani menjadi arena pembelajaran model usahatani terpadu. Sesuai nilai filosofi, Kampung Tani merupakan rumah terbuka bagi kaum tani untuk belajar dengan alam dan dinamika sosial. Empat pilar Kampung Tani dimaknai sebagai prinsip pengembangan perikehidupan, yaitu: Berdoa, Belajar, Berkarya, dan Bersosial.

  Untuk mengembangkan program kerjanya, Kampung Tani membangun kerjasama dan kemitraan dengan pihak lain dengan tetap menjaga nilai-nilai kepercayaan, kepentingan bersama, dan keberpihakan pada kaum tani. Motto organisasi "Bersama Kita Sejahtera" menjadi pijakan dalam setiap kolaborasi aktivitas. Kebersamaan dalam berkarya yang lebih dikenal dengan GOTONG ROYONG, menjadi alunan irama yang mendasari gerakannya.

Visi

Terwujudnya "Dairi Menuju Desa Berdaulat Ekonomi 2019" melalui proses perubahan perilaku, penyusunan tata ruang, pembangunan sistem dan penguatan kelembagaan masyarakat desa.

Misi
Membangun sistem usahatani terpadu dengan keterkaitan sektor hilir sampai hulu usaha untuk membangun s i s t e m mandiri ekonomi s e r t a mendorong terbentuknya p o l a konsumsi masyarakat yang bersumber dari produk lokal;
M e n i n g k a t k a n pendapatan keluarga tani melalui aneka usaha berbasis potensi desa dan pola kerjasama pengelolaan usaha;
Mendorong meningkatnya derajat kesehatan masyarakat melalui proses perubahan perilaku bersih dan sehat dengan penerapan model desa bersih dan hijau;
Membangun sebuah kawasan wisata yang berfungsi sebagai wisata pembelajaran usahatani, perikehidupan desa, dan wisata pangan (kuliner) untuk memberi peluang pasar produk dan jasa;
Menyusun dan mengembangkan model pendekatan pembelajaran masyarakat untuk membangun karakter p e n g u s a h a dan pengembang usahatani mandiri;
Mendorong kaum perempuan dan kaum muda terlibat secara aktif dalam usahatani dan pengelolaan lingkungan;
Menyediakan wadah komunikasi dan tukar pengalaman antar kelompok m a s y a r a k a t dan membentuk f a s i l i t a t o r dan organizer masyarakat.

 Strategi

"Bersama Sejahtera" merupakan prinsip yang konsisten dijalankan dengan empat pilar startegi, yaitu: Berdoa, Belajar, Berkarya, dan Bersosial. Sedangkan nilai-nilai yang menjadi anutan adalah:
Keinginan berbasis kepemilikan;
Menjaga harga dan jati diri;
Fokus dan selektif dengan kriteria jelas;
Membangun g a g a s a n dan kreativitas;
Pertimbangan luas dan holistik;
Responsif dan berpikir kritis;
Menjaga k o m i t m e n dan konsistensi;
Bekerja sistematis;
Akomodatif dan adaptif pada dinamika kondisi.

Model yang dikembangkan

1. PEREKONOMIAN MANDIRI

Kedinamisan kehidupan di pedesaan dan aktivitas masyarakat dalam mengelola usahataninya dikembangkan dalam kerangka pengembangan perekonomian secara mandiri dan berkolaborasi dengan seluruh satekholders. Sistem penguatan dijalankan dengan kegiatan p e n a t a a n dan memfasilitasi L e m b a g a Ekonomi Masyarakat yang mengacu pada prinsip penguatan ekonomi kerakyatan.

2. USAHATANI KONSERVASI

Pengembangan usahatani dijalankan berdasar kaidah konservasi tanah dan air melalui aneka usahatani yang terintegrasi untuk menjamin keberlanjutan dan produktivitas usaha. Teknis usahatani yang di terapkan berbasis pada inisiatif petani, adaptasi potensi dan masalah lingkungan setempat, serta kearifan lokal. Sedangkan cakupan usaha mengkaitkan sektor hilir dan sektor hulu termasuk pola konsumsi.

3. DESA BERSIH DAN HIJAU

Untuk memperbaiki tingkat kesehatan masyarakat akan dikembangkan strategi komunikasi perubahan perilaku bersih dan sehat. Model Desa Bersih dan Hijau ini a k a n d i j a l a n k a n dengan pengembangan s i s t e m pengelolaan sampah rumah tangga termasuk sistem sanitasi dan air bersih, pemanfaatan pekarangan, dan pengarustamaan jender.

Bidang Kerja

Unit Keswadayaan
Penataan Kelembagaan
Fasilitasi Kemitraan
Fasilitasi Kerjasama Program
Pendampingan Masyarakat 

Unit Pembelajaran
Pelatihan Usahatani Mandiri
L a b o r a t o r i u m Fasilitator Masyarakat
Wisata Alam dan Pedesaan 

Unit Usaha
Pengelolaan Lahan
Penyediaan Sarana Usahatani
Pemasaran Produk Usahatani
Pelayanan Jasa Usahatani

 

Unit Kesekretariatan
Dokumentasi dan Publikasi
Pengelolaan Finansial
Pengelolan Fasilitas
Promosi dan Advokasi

Unit Keswadayaan
Penataan Kelembagaan

Untuk m e m p e r k u a t modal usaha ekonomi masyarakat, dilakukan k e g i a- t a n fasilitasi dan penataan l e m b a g a Usaha E k o n o m i Masyarakat, menyalurkan permodalan melalui kegiatan simpan pinjam secara internal oleh dan untuk anggota lembaga. Pinjaman yang diberikan untuk anggota lebih ditujukan untuk memperkuat usaha yang d i l a k u k a n, bukan bersifat konsumtif. Bentuk penguatan modal oleh anggota, antara lain:

- Simpanan anggota dalam bentuk simpanan wajib kepada lembaga

- Simpanan pokok yang diberikan secara bulanan

- Penyertaan modal dari anggota untuk m e m p e r k u a t usaha ekonomi lembaga

- Pinjaman penguatan modal ke anggota dan usaha bersama
Fasilitasi Kemitraan

Selain penggalangan dana dari anggota, juga dilakukan secara eksternal melalui mekanisme kerjasama dan kemitraan dengan lembaga lain. Lembaga diarahkan untuk tidak menerima kerjasama dalam bentuk Bapak atau Anak Angkat yang memungkinkan terjadinya pola penguasaan. Bentuk kemitraan dan kerjasama, antara lain:

- Pemberian hibah tanpa ada ikatan kepentingan di luar visi dan misi lembaga

- Kolaborasi permanen dengan lembaga lain yang hanya mengikat pada satu program kerja

- K o l a b o r a s i non permanen (insidential) dengan lembaga lain dengan batas waktu tertentu

- Pemberian modal usaha dengan perjanjian yang jelas dan tidak ditempeli kepentingan lain.
Fasilitasi Kerjasama Program

Lembaga difasilitasi untuk secara terbuka melakukan kerjasama dengan lembaga lain untuk menjalankan program. Selain itu, lembaga juga diarahkan untuk menerima program kerjasama dalam bentuk sponsorship pada kegiatan penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. B e n t u k kerjasama program, antara lain:

- Purchase O r d e r atau kontrak kerja tertentu

- Small Grant atau hibah kecil untuk menjalankan program tertentu

- Sponsor tetap maupun tidak tetap dalam m e l a k u k a n kegiatan tertentu.
Pendampingan Masyarakat

S e b a g a i b e n t u k aksi nyata mengembangkan program kerjanya, lembaga dibekali untuk mampu melakukan p e n d a m p i n g a n pada masyarakat s e t e m p a t berdasarkan persetujuan bersama. Model yang dikembangkan lembaga secara bertahap dan dalam skala terbatas di terapkan di masyarakat setempat. Pendampingan yang diberikan dalam bentuk:

- Fasilitator p e m b e r d a y a a n masyarakat, baik dalam aspek teknis maupun non teknis

- Pemberian sarana terbatas untuk menerapkan m o d e l yang dikembangkan

- Membantu membangun sistem kelembagaan masyarakat

- Pinjaman penguatan modal ke anggota dan usaha bersama.

 

Unit Pembelajaran
Pembelajaran Usahatani Mandiri

Paket atau materi pembelajaran usahatani mandiri, antara lain:

- Usahatani t e r p a d u berbasis potensi lokal

- Sistem usahatani o r g a n i k berorientasi kaidah konservasi lingkungan, derajat kesehatan dan keuntungan ekonomi

- Dasar-dasar ekologi tanah dan air

- Pengelolaan b e n i h, termasuk teknik penyilangan

- Pengelolaan kerajinan

- Sekolah l a p a n g a n dengan berbagai tema.
L a b o r a t o r i u m Fasilitator Masyarakat

Paket atau materi fasilitasi antara lain:

- Dasar-dasar pembelajaran orang dewasa

- Metode kepemanduan

- Teknik motivasi dan membangun pikiran

- Pengembangan sains masyarakat

- Pengorganisasian masyarakat

- P e r e n c a n a a n dan monitoring partisipatif
P e n d i d i k a n Konservasi Lingkungan

Pelayanan p e m b e l a j a r a n konservasi lingkungan, antara lain:

- Pengelolaan kawasan konservasi dengan pendekatan model Desa Konservasi

- Pengelolaan Daerah Aliran Air, termasuk perlindungan sumber air

- Pengelolaan Sanitasi Berbasis Masyarakat, meliputi pengelolaan sampah padat, cair, dan perilaku hidup bersih dan sehat

- Pendidikan lingkungan untuk anak sekolah
Wisata Alam dan Pedesaan

Pelayanan wisata alam dan pedesaan, antara lain:

- Out Bound bernuansa pertanian dan pedesaan

- Penyelenggaraan event terkait tradisi pedesaan dan lingkungan

- Pelatihan pemandu wisata pendidikan lingkungan

- Wisata kuliner dan produk usahatani

Unit Usaha

Unit usaha menjadi bagian terpenting dari aktivitas dan pengembangan lembaga. Sebagai d a p u r yang menghidupi lembaga secara mandiri, unit usaha difasilitasi untuk mampu menjalankan aneka usaha perdagangan dan pelayanan jasa, seperti:
Pengelolaan Lahan

- Pengelolaan lahan milik lembaga dengan penerapan bercocok tanam sistem "DAKON". Selain untuk sarana belajar, hasil yang diperoleh untuk mendukung operasional lembaga secara umum

- Pengelolaan lahan untuk usaha peternakan dan perikanan. Selain keuntungan produk langsung yang didapatkan, limbah ternak juga dikelola untuk menjadi sumber nutrisi lahan yang di kelola lembaga

- Pengelolaan lahan untuk usaha bercocok tanam padi dan sayuran dataran tinggi

- Pengelolaan l a h a n untuk penyediaan bibit tanaman buah-buahan, tanaman keras dan tanaman hias.

 


Penjualan Produk Usahatani

- Pemasaran produk usahatani organik seperti beras dan sayuran organik

- Pemasaran aneka olahan produk usahatani organik yang dihasilkan oleh masyarakat setempat dan kelompok jaringan kerjasama

- Penyediaan makanan dan minuman dengan menu lokal untuk para peserta pembelajar dan pengunjung Kampung Tani dan masyarakat sekitar.
Penyediaan Sarana Produksi

- Penyediaan aneka benih atau bibit seperti benih padi khususnya varietas unggul lokal, aneka bibit tanaman buahan, tanaman keras, dan tanaman hias

- Penyediaan bibit ternak

- Penyediaan bibit ikan air tawar

- Penyediaan makanan ternak dan ikan

- Penyediaan perkandangan ternak dan kolam tarpal

- Penyediaan alat-alat pertanian

- Penyediaan sarana produksi pertanian o r g a n i k, seperti: kompos, pupuk cair, zat pengatur tumbuh dan pestisida nabati.

Pelayanan Jasa Pertanian

- Penyediaan media komunikasi termasuk a d v o k a s i program dalam bentuk kaos, buku, audio visual, brosur, leafleat, buku panduan, dll.

- Penggilingan t e p u n g beras, jagung, dan biji-bijian.



Unit Kesekretariatan
Dokumentasi dan Publikasi

Dokumentasi semua kegiatan yang dilakukan lembaga disimpan dalam sistem kearsipan sederhana, baik dalam bentuk hard copy maupun soft copy. Dokumen ini menjadi dasar setiap penyusunan dan evaluasi program. Selain mengelola dokumen, bidang kerja ini juga mengelola sistem publikasi Usaha Ekonomi Masyarakat

 
Finansial

Pengelolaan keuangan dijalankan dengan s i s t e m satu pintu. Mekanisme pertanggungjawabannya telah tersusun dalam aturan main internal lembaga. Pada program kerjasama dan kemitraan, Kampung Tani akan mengikuti sistem kerja dalam lembaga mitra

 
Promosi dan Advokasi

Kampung Tani melakukan kegiatan promosi dan a d v o k a s i untuk mengembangkan programnya, sekaligus mensosialisasikan proram-program yang ditawarkan. Selain itu, bidang kerja ini juga mempunyai tanggungjawab untuk menyuarakan persoalan petani dan kerusakan lingkungan

 

 
Pengelolaan Fasilitas

Bidang kerja ini bertanggungjawab mengelola semua kegiatan fasilitas yang dimiliki Kampung Tani agar kondisi dan fungsinya tetap optimal. Akan tetapi, setiap upaya perbaikan dan pembelian fasilitas baru harus disetujui oleh semua komponen, k h u s u s n y a unit keadministrasian.

Proses Pembelajaran

Peran utama Kampung Tani dalam dunia usahatani adalah m e m b a n t u meningkatkan kapasitas petani untuk menjadi manejer mandiri melalui proses pembelajaran p a r t i s i p a t i f. Selain menjalankan proses pembelajaran di kawasan Kampung Tani, juga melayani proses pembelajaran di luar kawasan dengan p e n y e d i a a n fasilitator, narasumber, dan pengelola kegiatan. Proses pembelajaran dijalankan dengan menyelenggarakan p e l a t i h a n jangka panjang dan pendek, lokakarya dan seminar, kunjungan belajar, serta event tertentu.
Fasilitas Belajar

- Ruang belajar

- Lahan belajar dan percontohan model termasuk kunjungan ke kelompok

- Peralatan praktek dan percobaan sederhana

- L a b o r a t o r i u m sederhana dan perpustakaan

- Akomodasi dan rumah singgah penduduk setempat

- K o n s u m s i dengan menu tradisional dari produk pertanian organik

- Alat dan bahan diskusi termasuk buku panduan

- P e r l e n g k a p a n peserta pembelajaran
Fasilitator

- 1 Orang Sarjana Sosiatri (Ahli Pembangunan M a s y a r a k a t) pelaku usahatani organik terpadu dan berpengalaman pelatihan tingkat nasional

- 2 Orang B e r p e n g a l a m a n Pelatihan tingkat Regional

- 5 Orang berpengalaman pelatihan tingkat lokal
Narasumber

- Akademisi

- Praktisi

- Pelaku Usaha

USAHATANI MANDIRI

Pelatihan usahatani m a n d i r i adalah proses pembelajaran dalam mengelola usahatani yang berbasis pada kaidah konservasi tanah dan air, dan berorientasi pada peningkatan pendapatan

Materi Fasilitasi:
Dasar-dasar u s a h a t a n i terpadu berbasis potensi dan dinamika ekosistem lokal
Teknik pengelolaan usahatani organik b e r o r i e n t a s i kaidah konservasi lingkungan, derajat kesehatan dan keuntungan ekonomi
Dasar-dasar analisa ekosistem usahatani
Dasar-dasar ekologi tanah dan air
Pengelolaan b a h a n organik, proses dekomposisi dan teknik pembuatan p u p u k organik (pengomposan p a d a t dan fermentasi cair)
Pengendalian hama terpadu, termasuk teknik pembuatan bio pestisida dan pestisida nabati
Cara bercocok tanam padi metode SRI
Cara bercocok tanam sayuran sistem DAKON
Teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif
Pengelolaan b e n i h termasuk teknik penyilangan
Teknik pemeliharaan ternak
Cara pengelolaan kolam ikan
Teknik budidaya dan pengolahan t a n a m a n obat-obatan (bio farmalogi)
Cara p e r b a n y a k a n dan pemeliharaan t a n a m a n hias termasuk design pertamanan
Teknik p e n g o l a h a n produk pertanian dengan aneka produk olahan
Pengelolaan kerjainan.

KONSERVASI LINGKUNGAN

Usahatani konservasi lingkungan lebih diarahkan pada proses penyadaran akan kelestarian l i n g k u n g a n dan upaya pengelolaan untuk mendapatkan manfaat secara seimbang dan sepadan

Materi Fasilitasi:
Merancang sistem pengelolaan kawasan k o n s e r v a s i dengan pendekatan M o d e l Desa Konservasi
Merancang dan menerapkan program p e n g e l o l a a n Daerah Aliran Air secara terpadu berbasis masyarakat
Teknik perlindungan air termasuk sistem zonasi dan teknik resapan
Merancang dan menerapkan pola kebun campur
Teknik budidaya dan pengolahan bambu t e r m a s u k kontruksi bangunan dan kerajinan berbasis bambu
K a m p a n y e dan pendidikan keanekaragaman hayati
M e r a n c a n g dan menerapkan program p e r u b a h a n perilaku bersih dan sehat
Teknik p e n g o l a h a n sampah organik dan anorganik
Teknik pengolahan limbah cair
M e r a n c a n g dan menerapkan sistem p e n g e l o l a a n air bersih berbasis masyarakat
Monitoring k u a l i t a s air dan teknik membuat air bersih
Pendidikan l i n g k u n g a n untuk anak sekolah
Out bound bernuansa konservasi lingkungan

KEPEMANDUAN & MOTIVASI

Proses peningkatan kapasitas individu dan membangun kelompok dilakukan dengan p e m b e k a l a n metode kepemanduan dan teknik motivasi. Fasilitasi ini lebih ditekankan pada proses perubahan perilaku.

Materi Fasilitasi:
Metode m e m b a n g u n dan menyehatkan pikiran
Metode menumbuhkan motivasi
Metode menggali gagasan dan mengembangkan kreatifitas
Perencanaan partisipatif dengan metode pengkajian perikehidupan b e r k e l a n j u t a n (sustainable livelihood assessment)
Metode Rapid Rural Assessment (RRA)
Dasar-dasar k o m u n i k a s i dan merancang p r o g r a m strategi komunikasi
Dasar-dasar k e p e m a n d u a n (Fasilitator Masyarakat)
Metode m e m f a s i l i t a s i proses b e l a j a r masyarakat (Pendidikan Orang Dewasa)
Metode m e m b a n g u n suasana belajar yang partisipatif dan aktif
Metode dan aneka permainan dinamika kelompok
Metode dan aneka permainan untuk kegiatan out bound dan aktifitas lapangan
Metode penyelenggaraan Sekolah Lapangan
M e r a n c a n g dan menerapkan sistem informasi manejemen di tingkat lapangan
Metode k e r j a s a m a dan pengorganisasian masyarakat (community Organizer)
Metode p e n g e m b a n g a n Sains Petani dan metode studi / Laboratorium Lapangan
Metode Advokasi

powered by Blogger | Ontonk Qabby by New pantas | by svharto Semoga bermamfaat